|
Perwaku Desak Penghijauan BKT |
|
Tuesday, 10 January 2012 10:37 |
|

Senin, 05 Desember 2011
JAKARTA - Ancaman banjir di sejumlah daerah, khususnya DKI Jakarta membuat para tokoh yang bergabung dalam Perhimpunan Cendekiawan Lingkungan (Perwaku) Indonesia mendesak Pemerintah Pusat dan DKI Jakarta segera melakukan pengerukan sungai yang dangkal serta melakukan tanam pohon atau penghijauan di sepanjang Banjir Kanal Timur (BKT).
|
|
Read more...
|
|
Kepedulian Harus Ditingkatkan |
|
Tuesday, 10 January 2012 10:33 |
|

Selasa, 29 November 2011
LINGKUNGAN HIDUP
JAKARTA (Suara Karya): Perhimpunan Cendekiawan Lingkungan Indonesia (Perwaku) senantiasa memberikan masukan kepada pemerintah dan DPR untuk lebih peduli terhadap lingkungan, salah satunya terkait musim hujan seperti saat ini, harus ada antisipasi dengan membersihkan sungai yang dipenuhi sampah.
Sebagai organisasi masyarakat yang peduli lingkungan, Perwaku juga sering melakukan berbagai kegiatan yang terkait dengan lingkungan, misalnya kegiatan penanaman pohon di setiap garis sepadan sungai, penanaman pohon di tebing sungai serta di pinggiran Banjir Kanal Timur Jakarta Timur.
|
|
Read more...
|
|
DPRD Kabupaten Bima Dinilai Gagal |
|
Monday, 02 January 2012 07:39 |
|
Berita Terkait Protes Kasus Anti Tambang Di Bima



|
|
Tuntut Penyelesaian Kasus Bima, Warga Geruduk DPRD |
|
Monday, 02 January 2012 07:35 |
|


Sejumlah mahasiswa melakukan aksi solidaritas kasus Bima di halaman Kepolisian Daerah Jawa Tengah Jalan Pahlawan Semarang, Kamis (29/12). TEMPO/Budi Purwanto
Sabtu, 31 Desember 2011
TEMPO.CO, MATARAM - Ratusan orang dari Kabupaten Bima mengatasnamakan Forum Masyarakat Cinta Damai mendatangi gedung DPRD Kabupaten Bima di Kota Raba-Bima, Sabtu pagi 31 Desember 2011. Naik bus, pikap, dan dump truck selama dua jam perjalanan, mereka sampai di gedung DPRD dan menemui perwakilan Komisi I Wahyudin (Golkar), Komisi II Sarjan (PPPI), Komisi III Ishaka (PPP), dan Komisi IV Ahmad (Partai Bulan Bintang).
Kepada DPRD warga minta upaya penuntasan kasus Lambu. Polri juga hendaknya segera menangkap provokator dan aktor tragedi Lambu. ‘’Kami tidak bisa menyebut siapa. Ada kecurigaan terhadap oknum tertentu di Bima dan Mataram,’’ kata Koordinator FMCD Abdullah alias Ebi, 30 tahun.
|
|
Read more...
|
|
|
|